Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati

Melantik anggota PPK, Ketua KPU harapkan Pemilu Serentak 2019 Sukses tanpa Ekses

Melantik anggota PPK, Ketua KPU harapkan Pemilu Serentak 2019 Sukses tanpa Ekses

Pati, 8 Maret 2018.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mengambil Sumpah/Janji dan melantik anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Umum Serentak (Pemilu) tahun 2019, pada hari ini Kamis, 8 Maret 2018 di Ball room Adipati Hotel Safin Pati.

Anggota PPK yang dilantik sebanyak 63 orang dari 21 kecamatan, merupakan hasil evaluasi 3 dari 5 anggota PPK Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang masa kerjanya masih berjalan.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Much Nasich mengatakan bahwa anggota PPK Pilgub yang tidak terpilih menjadi anggota PPK Pemilu serentak 2019 bukan berarti mereka tidak cakap, tetapi karena amanat Undang- Undang yang mewajibkan harus memilih 3 dari 5 anggota PPK maka dengan berat hati harus dilaksanakan. Di ingatkan oleh Much Nasich bahwa PPK mempunyai beban tugas yang lebih berat, karena dalam Pemilu 17 April 2019 nanti, Pemilu akan dilaksanakan secara bersamaan untuk memilih anggota DPR dan DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Ketua KPU percaya bahwa meskipun hanya beranggotakan 3 orang, mereka akan mampu menjalankan tugas yang lebih berat tersebut dengan penuh tanggungjawab. sehingga Pemilu dapat berlangsung dengan sukses tanpa ekses. Untuk mewujudkan Pemilu yang sukses tanpa ekses, penyelenggara Pemilu harus memahami dan menguasaii Undang-Undang tentang Pemilu dan PKPU sebagai aturan pelaksanaannya.

Sementara itu, Bupati Pati dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Ir. Haryono, MM, menyampaikan ucapan selamat kepada anggota PPK yang dilantik, kalian adalah orang-orang terbaik dan semoga saudara dapat menjalankan amanah untuk mengawal suksesnya penyelenggaran Pemilu 2019. Setelah dilantik anggota PPK agar segera mempelajari dan memahami aturan perundang-udangan, melaksanakan sosialisasi untuk memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat tentang Pemilu. Calon pemilih mendapatkan informasi secara gamblang sehingga dapat menggunakan hak pilihnya dengan dan benar.

Info Terkait